Buat akun Pramuajar.
- 1Buka app.pramuajar.id.
- 2Klik Daftar jika belum memiliki akun.
- 3Isi nama dan email Bapak/Ibu.
- 4Buka email dari admin@pramuajar.id, lalu klik tautan verifikasi.
- 5Setelah terverifikasi, masuk kembali ke Pramuajar.
Tidak ada dua kelas yang benar-benar sama. Muridnya berbeda, kebutuhan belajarnya berbeda, dan apa yang terjadi dalam setiap pertemuan pun berbeda. Pramuajar membantu Bapak/Ibu memahami kondisi kelas dan kebutuhan murid, lalu menerjemahkannya menjadi pembelajaran berdiferensiasi yang lebih tepat, praktis, dan siap digunakan.
Kami mengundang 50 guru pertama untuk menggunakan Pramuajar dalam satu pembelajaran nyata, lalu berbagi pengalaman setelah mencobanya.
Pramuajar dikembangkan sebagai pendamping implementasi pembelajaran berdiferensiasi: membantu guru mengenali kondisi kelas, memahami kebutuhan murid, menentukan strategi pembelajaran, dan menyiapkan perangkat yang sesuai.
Dalam program ini, Bapak/Ibu akan mencoba Pramuajar pada satu kelas dan satu pembelajaran nyata. Gunakan untuk menyiapkan pembelajaran, bawa hasilnya ke kelas, lalu ceritakan pengalaman Bapak/Ibu: apa yang membantu, apa yang perlu disempurnakan, dan apa yang Bapak/Ibu butuhkan untuk pembelajaran berikutnya.
Pengalaman guru di kelas menjadi bagian penting dalam perjalanan Pramuajar berikutnya.
Pramuajar tidak berhenti pada membuat perangkat pembelajaran. Prosesnya dimulai dari kelas yang Bapak/Ibu ajar, dan terus belajar dari apa yang terjadi di dalamnya.
Setiap kelas memiliki karakter dan dinamika yang berbeda. Pramuajar membantu Bapak/Ibu menyimpan konteks setiap kelas, sehingga pembelajaran tidak selalu dimulai dari titik yang sama.
Satu kelas, satu konteks pembelajaran.Pilih kelas, materi, dan pertemuan yang akan diajar. Pramuajar membantu menerjemahkannya menjadi strategi dan perangkat pembelajaran yang dapat Bapak/Ibu sesuaikan dengan kondisi kelas.
Modul Ajar, RPP, LKPD, Materi Ajar, hingga PPT dalam satu proses yang saling terhubung.Pembelajaran tidak selesai ketika kelas berakhir. Setelah mengajar, Bapak/Ibu dapat menceritakan apa yang terjadi: bagian yang berjalan baik, kesulitan murid, dinamika kelas, maupun hal yang perlu diperhatikan.
Cerita itu menjadi memori kelas untuk menyiapkan pembelajaran berikutnya.Tidak perlu mencoba semuanya sekaligus. Pilih satu kelas, siapkan satu pembelajaran bersama Pramuajar, gunakan, lalu ceritakan pengalamannya.
Sebagai apresiasi, 50 guru pertama yang menyelesaikan rangkaian program dan membagikan pengalaman akan mendapatkan 40 PramuKoin. PramuKoin dapat digunakan untuk melanjutkan penggunaan Pramuajar pada kelas, materi, dan pertemuan berikutnya.
Karena satu pembelajaran hanyalah awal. Semakin banyak pengalaman kelas yang tercatat, semakin kaya konteks untuk menyiapkan pembelajaran berikutnya.
40 PramuKoin · Khusus 50 Guru PertamaPramuajar tidak dirancang untuk menggantikan pertimbangan seorang guru. Hal-hal yang paling menentukan justru hanya Bapak/Ibu yang benar-benar mengalaminya:
Pramuajar membantu mengubah pengalaman itu menjadi konteks yang dapat digunakan kembali. Teknologi tidak mengambil alih peran guru, tetapi membantu guru semakin mengenali kelasnya.
Daftar akun Pramuajar, pilih satu kelas, siapkan satu pembelajaran, gunakan dalam konteks kelas Bapak/Ibu, lalu bagikan pengalaman melalui menu Bantuan & Support → Kirim Tiket → Fitur Pramuajar. Pengiriman pengalaman, kritik, dan saran menjadi tanda bahwa Bapak/Ibu telah menyelesaikan rangkaian program.
Sangat dianjurkan. Pengalaman setelah menggunakan Pramuajar dalam pembelajaran nyata memberi gambaran yang lebih utuh tentang bagian yang sudah membantu dan yang masih perlu dikembangkan. Jika kondisi belum memungkinkan, Bapak/Ibu tetap dapat mengeksplorasi alur persiapan pembelajaran terlebih dahulu.
PramuKoin digunakan untuk menyusun modul dan perangkat pembelajaran di dalam Pramuajar. Sebanyak 40 PramuKoin diberikan kepada 50 guru pertama yang menyelesaikan rangkaian program, sehingga Bapak/Ibu dapat melanjutkan eksplorasi pada kelas dan pertemuan berikutnya.
Bisa. Bapak/Ibu tidak perlu memahami cara kerja AI untuk menggunakan Pramuajar. Alurnya mengikuti aktivitas yang sudah dekat dengan keseharian guru: pilih kelas, tentukan materi, siapkan pembelajaran, mengajar, lalu lakukan evaluasi.
Tentu. Hasil dari Pramuajar merupakan perangkat yang dapat Bapak/Ibu tinjau dan sesuaikan kembali. Keputusan mengenai tujuan, strategi, aktivitas, asesmen, maupun penggunaannya di kelas tetap berada pada Bapak/Ibu sebagai guru.
Tidak. Penyusunan perangkat hanyalah salah satu bagian. Pramuajar dikembangkan untuk membantu guru memahami kondisi kelas, mengenali kebutuhan murid, menyiapkan pembelajaran yang sesuai, serta menggunakan pengalaman dari setiap pertemuan sebagai konteks untuk pembelajaran berikutnya.
Karena kelas berubah dari satu pertemuan ke pertemuan berikutnya. Evaluasi membantu Pramuajar menyimpan apa yang terjadi sebagai konteks, sehingga persiapan berikutnya tidak selalu dimulai dari nol.
Pilih satu kelas yang Bapak/Ibu ajar, siapkan satu pembelajaran bersama Pramuajar, gunakan, amati apa yang terjadi, lalu ceritakan pengalamannya. Dari satu kelas, Pramuajar mulai mengenal cara Bapak/Ibu mengajar dan kebutuhan kelas yang berbeda.
Tidak ada dua kelas yang benar-benar sama. Muridnya berbeda, kebutuhan belajarnya berbeda, dan apa yang terjadi dalam setiap pertemuan pun berbeda. Pramuajar membantu Bapak/Ibu memahami kondisi kelas dan kebutuhan murid, lalu menerjemahkannya menjadi pembelajaran berdiferensiasi yang lebih tepat, praktis, dan siap digunakan.
Kami mengundang 50 guru pertama untuk menggunakan Pramuajar dalam satu pembelajaran nyata, lalu berbagi pengalaman setelah mencobanya.
Pramuajar dikembangkan sebagai pendamping implementasi pembelajaran berdiferensiasi: membantu guru mengenali kondisi kelas, memahami kebutuhan murid, menentukan strategi pembelajaran, dan menyiapkan perangkat yang sesuai.
Dalam program ini, Bapak/Ibu akan mencoba Pramuajar pada satu kelas dan satu pembelajaran nyata. Gunakan untuk menyiapkan pembelajaran, bawa hasilnya ke kelas, lalu ceritakan pengalaman Bapak/Ibu: apa yang membantu, apa yang perlu disempurnakan, dan apa yang Bapak/Ibu butuhkan untuk pembelajaran berikutnya.
Pengalaman guru di kelas menjadi bagian penting dalam perjalanan Pramuajar berikutnya.
Pramuajar tidak berhenti pada membuat perangkat pembelajaran. Prosesnya dimulai dari kelas yang Bapak/Ibu ajar, dan terus belajar dari apa yang terjadi di dalamnya.
Setiap kelas memiliki karakter dan dinamika yang berbeda. Pramuajar membantu Bapak/Ibu menyimpan konteks setiap kelas, sehingga pembelajaran tidak selalu dimulai dari titik yang sama.
Satu kelas, satu konteks pembelajaran.Pilih kelas, materi, dan pertemuan yang akan diajar. Pramuajar membantu menerjemahkannya menjadi strategi dan perangkat pembelajaran yang dapat Bapak/Ibu sesuaikan dengan kondisi kelas.
Modul Ajar, RPP, LKPD, Materi Ajar, hingga PPT dalam satu proses yang saling terhubung.Pembelajaran tidak selesai ketika kelas berakhir. Setelah mengajar, Bapak/Ibu dapat menceritakan apa yang terjadi: bagian yang berjalan baik, kesulitan murid, dinamika kelas, maupun hal yang perlu diperhatikan.
Cerita itu menjadi memori kelas untuk menyiapkan pembelajaran berikutnya.Tidak perlu mencoba semuanya sekaligus. Pilih satu kelas, siapkan satu pembelajaran bersama Pramuajar, gunakan, lalu ceritakan pengalamannya.
Sebagai apresiasi, 50 guru pertama yang menyelesaikan rangkaian program dan membagikan pengalaman akan mendapatkan 40 PramuKoin. PramuKoin dapat digunakan untuk melanjutkan penggunaan Pramuajar pada kelas, materi, dan pertemuan berikutnya.
Karena satu pembelajaran hanyalah awal. Semakin banyak pengalaman kelas yang tercatat, semakin kaya konteks untuk menyiapkan pembelajaran berikutnya.
40 PramuKoin · Khusus 50 Guru PertamaPramuajar tidak dirancang untuk menggantikan pertimbangan seorang guru. Hal-hal yang paling menentukan justru hanya Bapak/Ibu yang benar-benar mengalaminya:
Pramuajar membantu mengubah pengalaman itu menjadi konteks yang dapat digunakan kembali. Teknologi tidak mengambil alih peran guru, tetapi membantu guru semakin mengenali kelasnya.
Daftar akun Pramuajar, pilih satu kelas, siapkan satu pembelajaran, gunakan dalam konteks kelas Bapak/Ibu, lalu bagikan pengalaman melalui menu Bantuan & Support → Kirim Tiket → Fitur Pramuajar. Pengiriman pengalaman, kritik, dan saran menjadi tanda bahwa Bapak/Ibu telah menyelesaikan rangkaian program.
Sangat dianjurkan. Pengalaman setelah menggunakan Pramuajar dalam pembelajaran nyata memberi gambaran yang lebih utuh tentang bagian yang sudah membantu dan yang masih perlu dikembangkan. Jika kondisi belum memungkinkan, Bapak/Ibu tetap dapat mengeksplorasi alur persiapan pembelajaran terlebih dahulu.
PramuKoin digunakan untuk menyusun modul dan perangkat pembelajaran di dalam Pramuajar. Sebanyak 40 PramuKoin diberikan kepada 50 guru pertama yang menyelesaikan rangkaian program, sehingga Bapak/Ibu dapat melanjutkan eksplorasi pada kelas dan pertemuan berikutnya.
Bisa. Bapak/Ibu tidak perlu memahami cara kerja AI untuk menggunakan Pramuajar. Alurnya mengikuti aktivitas yang sudah dekat dengan keseharian guru: pilih kelas, tentukan materi, siapkan pembelajaran, mengajar, lalu lakukan evaluasi.
Tentu. Hasil dari Pramuajar merupakan perangkat yang dapat Bapak/Ibu tinjau dan sesuaikan kembali. Keputusan mengenai tujuan, strategi, aktivitas, asesmen, maupun penggunaannya di kelas tetap berada pada Bapak/Ibu sebagai guru.
Tidak. Penyusunan perangkat hanyalah salah satu bagian. Pramuajar dikembangkan untuk membantu guru memahami kondisi kelas, mengenali kebutuhan murid, menyiapkan pembelajaran yang sesuai, serta menggunakan pengalaman dari setiap pertemuan sebagai konteks untuk pembelajaran berikutnya.
Karena kelas berubah dari satu pertemuan ke pertemuan berikutnya. Evaluasi membantu Pramuajar menyimpan apa yang terjadi sebagai konteks, sehingga persiapan berikutnya tidak selalu dimulai dari nol.
Pilih satu kelas yang Bapak/Ibu ajar, siapkan satu pembelajaran bersama Pramuajar, gunakan, amati apa yang terjadi, lalu ceritakan pengalamannya. Dari satu kelas, Pramuajar mulai mengenal cara Bapak/Ibu mengajar dan kebutuhan kelas yang berbeda.