Pramuajar · 50 Guru Pertama — Setiap Kelas Punya Cerita
✶ Undangan Terbatas · 50 Guru Pertama

Setiap kelas punya cerita. Mari mengenalnya lebih dekat.

Tidak ada dua kelas yang benar-benar sama. Muridnya berbeda, kebutuhan belajarnya berbeda, dan apa yang terjadi dalam setiap pertemuan pun berbeda. Pramuajar membantu Bapak/Ibu memahami kondisi kelas dan kebutuhan murid, lalu menerjemahkannya menjadi pembelajaran berdiferensiasi yang lebih tepat, praktis, dan siap digunakan.

Kami mengundang 50 guru pertama untuk menggunakan Pramuajar dalam satu pembelajaran nyata, lalu berbagi pengalaman setelah mencobanya.

Gratis untuk 50 guru pertama 40 PramuKoin sebagai apresiasi
50 Guru · 50 Kelas · 50 Pengalaman Pertama

Pramuajar tumbuh dari pengalaman nyata di kelas.

Pramuajar dikembangkan sebagai pendamping implementasi pembelajaran berdiferensiasi: membantu guru mengenali kondisi kelas, memahami kebutuhan murid, menentukan strategi pembelajaran, dan menyiapkan perangkat yang sesuai.

Dalam program ini, Bapak/Ibu akan mencoba Pramuajar pada satu kelas dan satu pembelajaran nyata. Gunakan untuk menyiapkan pembelajaran, bawa hasilnya ke kelas, lalu ceritakan pengalaman Bapak/Ibu: apa yang membantu, apa yang perlu disempurnakan, dan apa yang Bapak/Ibu butuhkan untuk pembelajaran berikutnya.

Pengalaman guru di kelas menjadi bagian penting dalam perjalanan Pramuajar berikutnya.

Yang Akan Bapak/Ibu Coba

Materinya boleh sama. Kebutuhan setiap kelas bisa berbeda.

Pramuajar tidak berhenti pada membuat perangkat pembelajaran. Prosesnya dimulai dari kelas yang Bapak/Ibu ajar, dan terus belajar dari apa yang terjadi di dalamnya.

01

Kenali kondisi setiap kelas

Setiap kelas memiliki karakter dan dinamika yang berbeda. Pramuajar membantu Bapak/Ibu menyimpan konteks setiap kelas, sehingga pembelajaran tidak selalu dimulai dari titik yang sama.

Satu kelas, satu konteks pembelajaran.
02

Siapkan pembelajaran yang lebih sesuai

Pilih kelas, materi, dan pertemuan yang akan diajar. Pramuajar membantu menerjemahkannya menjadi strategi dan perangkat pembelajaran yang dapat Bapak/Ibu sesuaikan dengan kondisi kelas.

Modul Ajar, RPP, LKPD, Materi Ajar, hingga PPT dalam satu proses yang saling terhubung.
03

Belajar dari setiap pertemuan

Pembelajaran tidak selesai ketika kelas berakhir. Setelah mengajar, Bapak/Ibu dapat menceritakan apa yang terjadi: bagian yang berjalan baik, kesulitan murid, dinamika kelas, maupun hal yang perlu diperhatikan.

Cerita itu menjadi memori kelas untuk menyiapkan pembelajaran berikutnya.
Cara Mengikuti · Cukup Satu Kelas · 4 Tahap

Mulai dari satu pembelajaran nyata.

Tidak perlu mencoba semuanya sekaligus. Pilih satu kelas, siapkan satu pembelajaran bersama Pramuajar, gunakan, lalu ceritakan pengalamannya.

1 Mulai dari Kelas Bapak/Ibu

Buat akun Pramuajar.

  • 1Buka app.pramuajar.id.
  • 2Klik Daftar jika belum memiliki akun.
  • 3Isi nama dan email Bapak/Ibu.
  • 4Buka email dari admin@pramuajar.id, lalu klik tautan verifikasi.
  • 5Setelah terverifikasi, masuk kembali ke Pramuajar.
Jika email verifikasi belum terlihat, periksa folder Spam atau Promosi. Bapak/Ibu juga dapat mengirim ulang melalui halaman masuk.
Halaman masuk Pramuajar
2 Kenalkan Konteks Mengajar

Lengkapi profil, sekolah, semester, dan kelas.

  • 6Setelah masuk, Bapak/Ibu melalui Setup Semester: lengkapi Profil guru, Sekolah, Semester, dan Kelas yang diajar.
  • 7Informasi ini menjadi konteks awal bagi Pramuajar untuk menyiapkan pembelajaran.
  • 8Selesai mengisi, Bapak/Ibu masuk ke Beranda dan siap memulai pembelajaran pertama.
Cukup dilakukan sekali. Data tersimpan otomatis dan dapat diperbarui melalui menu Profil.
Onboarding profil guru
Beranda Pramuajar
3 Siapkan Satu Pembelajaran

Pilih kelas, pilih materi, mulai menyiapkan.

  • 9Buka menu Kelas, pilih satu kelas yang ingin Bapak/Ibu ajarkan besok.
  • 10Masuk Buat Modul, lalu pilih Modul Baru.
  • 11Pilih bab dan subbab dari buku siswa, tentukan pertemuan, lalu pilih komponen pembelajaran.
  • 12Klik Buat Dokumen. Perangkat tersusun saling terhubung.
  • 13Unduh hasilnya, buat PPT, dan sesuaikan sebelum dibawa ke kelas.
Guru tetap memegang keputusan akhir. Pramuajar membantu menyiapkan dan memberi konteks; Bapak/Ibu menentukan apa yang paling tepat untuk murid.
Pilih kelas
Input bab dan subbab
Buat dokumen
Hasil modul, unduh dan buat PPT
4 Ceritakan Apa yang Terjadi

Setelah mengajar, kenalkan kelas itu lebih jauh.

  • 14Buka kembali pembelajaran tersebut, pilih Isi Evaluasi. Bapak/Ibu bisa bercerita lewat teks maupun suara.
  • 15Ceritakan: bagian mana yang mudah, mana yang masih sulit, siapa yang butuh perhatian berbeda, dan apa yang perlu diubah berikutnya.
  • 16Buka menu Profil, pilih Bantuan & Support, lalu Kirim Tiket.
  • 17Pilih jenis Fitur Pramuajar, ceritakan pengalaman, kritik, dan saran Bapak/Ibu, lalu kirim.
Tidak perlu masukan yang formal. Ceritakan apa adanya: apa yang membantu, apa yang belum sesuai, dan apa yang Bapak/Ibu harapkan.
Isi evaluasi
Menu Bantuan dan Support
Form kirim tiket Fitur Pramuajar
P 40 PramuKoin

Lanjutkan ke kelas berikutnya.

Sebagai apresiasi, 50 guru pertama yang menyelesaikan rangkaian program dan membagikan pengalaman akan mendapatkan 40 PramuKoin. PramuKoin dapat digunakan untuk melanjutkan penggunaan Pramuajar pada kelas, materi, dan pertemuan berikutnya.

Karena satu pembelajaran hanyalah awal. Semakin banyak pengalaman kelas yang tercatat, semakin kaya konteks untuk menyiapkan pembelajaran berikutnya.

40 PramuKoin · Khusus 50 Guru Pertama
Mengapa Pengalaman Bapak/Ibu Penting

Teknologi dapat membantu. Guru tetap memahami kelasnya.

Pramuajar tidak dirancang untuk menggantikan pertimbangan seorang guru. Hal-hal yang paling menentukan justru hanya Bapak/Ibu yang benar-benar mengalaminya:

  • Guru melihat ekspresi murid.
  • Guru mendengar pertanyaan mereka.
  • Guru mengetahui dinamika kelas.
  • Guru mengalami langsung apa yang terjadi.

Pramuajar membantu mengubah pengalaman itu menjadi konteks yang dapat digunakan kembali. Teknologi tidak mengambil alih peran guru, tetapi membantu guru semakin mengenali kelasnya.

Pertanyaan

Yang mungkin Bapak/Ibu ingin ketahui.

Bagaimana cara mengikuti program 50 Guru Pertama? +

Daftar akun Pramuajar, pilih satu kelas, siapkan satu pembelajaran, gunakan dalam konteks kelas Bapak/Ibu, lalu bagikan pengalaman melalui menu Bantuan & Support → Kirim Tiket → Fitur Pramuajar. Pengiriman pengalaman, kritik, dan saran menjadi tanda bahwa Bapak/Ibu telah menyelesaikan rangkaian program.

Apakah harus digunakan di kelas terlebih dahulu? +

Sangat dianjurkan. Pengalaman setelah menggunakan Pramuajar dalam pembelajaran nyata memberi gambaran yang lebih utuh tentang bagian yang sudah membantu dan yang masih perlu dikembangkan. Jika kondisi belum memungkinkan, Bapak/Ibu tetap dapat mengeksplorasi alur persiapan pembelajaran terlebih dahulu.

Apa itu PramuKoin? +

PramuKoin digunakan untuk menyusun modul dan perangkat pembelajaran di dalam Pramuajar. Sebanyak 40 PramuKoin diberikan kepada 50 guru pertama yang menyelesaikan rangkaian program, sehingga Bapak/Ibu dapat melanjutkan eksplorasi pada kelas dan pertemuan berikutnya.

Saya belum terbiasa menggunakan AI. Apakah tetap bisa mengikuti? +

Bisa. Bapak/Ibu tidak perlu memahami cara kerja AI untuk menggunakan Pramuajar. Alurnya mengikuti aktivitas yang sudah dekat dengan keseharian guru: pilih kelas, tentukan materi, siapkan pembelajaran, mengajar, lalu lakukan evaluasi.

Apakah perangkat yang dibuat Pramuajar dapat diubah? +

Tentu. Hasil dari Pramuajar merupakan perangkat yang dapat Bapak/Ibu tinjau dan sesuaikan kembali. Keputusan mengenai tujuan, strategi, aktivitas, asesmen, maupun penggunaannya di kelas tetap berada pada Bapak/Ibu sebagai guru.

Apakah Pramuajar hanya membuat Modul Ajar dan perangkat? +

Tidak. Penyusunan perangkat hanyalah salah satu bagian. Pramuajar dikembangkan untuk membantu guru memahami kondisi kelas, mengenali kebutuhan murid, menyiapkan pembelajaran yang sesuai, serta menggunakan pengalaman dari setiap pertemuan sebagai konteks untuk pembelajaran berikutnya.

Mengapa perlu mengisi evaluasi setelah mengajar? +

Karena kelas berubah dari satu pertemuan ke pertemuan berikutnya. Evaluasi membantu Pramuajar menyimpan apa yang terjadi sebagai konteks, sehingga persiapan berikutnya tidak selalu dimulai dari nol.

50 Guru · 50 Kelas · 50 Cerita Pertama

Mulai dari satu kelas.

Pilih satu kelas yang Bapak/Ibu ajar, siapkan satu pembelajaran bersama Pramuajar, gunakan, amati apa yang terjadi, lalu ceritakan pengalamannya. Dari satu kelas, Pramuajar mulai mengenal cara Bapak/Ibu mengajar dan kebutuhan kelas yang berbeda.

Daftar & lengkapi kelas Siapkan satu pembelajaran Gunakan & evaluasi Bagikan pengalaman